Home

Secara Administratif Situs Keraton Tayan terletak di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Secara geografis Desa Pedalaman yang berbatasan dengan Desa Cempedak dan Desa Emberas disebelah utara, Desa Beginjan disebelah timur, Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Toba didaaerah selatan dan Desa Kawat yang berbatasan langsung dengan Sungai Kapuas dan sungai Dalam Tayan. Keraton tersebut hanya berjarak 50 meter dari tepi sungai kapuas. Jalan menuju lokasi ini dapat ditempuh melalui jalan raya dan sungai. Dari arah barat dapat ditempuh melalui jalan Trans-Kalimantan, sedangkan dari wilayah timur Kalbar dapat ditempuh melalui jalan Sosok – Tayan atau jalan Meliau – Tayan.

Peta Rencana Pengaturan Kepadatan Bangunan Tayan

Peta Kota Tayan

Kerato20130217_142540n P1013102_4998433280877_492408164_nakunegara Tayan awalnya merupakan rumah tinggal bagi keluarga kerajaan Tayan setelah keraton ke 2 (dua) di kawasan Teluk Kemilun yang letaknya tidak jauh dari pusat Kota Tayan. Bangunan berlantai 2 (dua) dengan arsitektur rumah panggung Melayu pada umumnya dengan berbahan utama kayu belain (ulin) atau lebih dikenal dengan nama kayu besi yang diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Gusti Lekar bin Gusti Dikibiri Kusuma, Raja Tayan pertama yang memerintah dari tahun 1683 – 1718. Keraton yang terletak di tepi Sungai Kapuas ini merupakan keraton ke 3 (tiga) setelah Keraton I Rayang dan Keraton II di kawasan Teluk Kemilun. Umumnya keraton-keraton di Kalimantan yang berorientasi ke sungai, begitu pula halnya dengan keraton pakunegara tayan yang menghadap kearah selatan ke sungai kapuas.

Keraton Pakunegara Tayan saat ini berusia 2,5 abad lebih dan membutuhkan perhatian kita bersama, khususnya kondisi struktur tiang utama bangunan yang terbuat dari kayu Ulin sudah miring. Keraton Pakunegara secara fisik sudah pernah dilakukan penanganan dimana kondisi tiang-tiang penyanggah lantai utama bangunan ditambah pengaku untuk memperkuat posisi di beberapa tiang penyanggah lantai. Namun kondisi bangunan pada umumnya masih banyak memerlukan penanganan teknis untuk memperpanjang usia bangunan sebagai aset pariwisata daerah. Selain tiang struktur, penanganan secara fisik juga harus memperhatikan kondisi daun pintu dan jendela, dimana sebagian bahan pada daun pintu dan jendela tersebut sudah rusak dan hilang khususnya pada ruang di lantai ke dua keraton. Berbagai usaha telah dilakukan oleh pengurus keraton seperti perbaikan pada sebagian dinding keraton bagian dalam dan lantai.

69520_4998440281052_1998735355_n

tampak Keraton perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Setempat

Keraton Tayan berdiri hampir ditengah-tengah halaman berukuran panjang 110 m, dan lebar 76 m. Didirikan diatas tiang-tiang kolong dari kayu belian setinggi 2 meter, jumlah tiang penyangga (kolom) keseluruhan sebanyak 110 buah, kolong anjungan bagian depan dipagari. Bangunan keraton bertingkat dua yang terdiri dari denah lantai I yang berukuran 42 x 14,80 meter dan lantai II (atas) berukuran 18,80 x 7,40 meter, tinggi bangunan 11 meter, bangunan keraton berdinding papan belian dan beratap sirap berbentuk limas. Jika dilihat secara keseluruhan, maka pada dasarnya keraton tayan merupakan gabungan dari bentuk empat persegi panjang dimana penetuan tersebut didasarkan atas jatuhnya garis atap

Keraton Pakunegara pada bagian lantai dasar merupakan ruang utama keraton yang terdiri dari kamar/bilik tidur yang terdapat di sisi kanan dan kiri ruang utama, sedangkan ruang pada lantai atas pada zamannya dipergunakan sebagai tempat berlindung keluarga keraton dari serangan musuh yang kemudian beralih fungsi sebagai tempat menenun oleh para kerabat keraton dimana masih dijumpai rool besi sebagai alat bantu memindahkan barang dari lantai bahwa ke ruang atas. Pada sisi kiri bangunan terdapat ruangan yang dipergunakan sebagai dapur oleh keluarga keraton, bangunan ini meskipun bangunan tambahan namun sudah layak untuk dilakukan pemugaran dan dibangun kembali sebagai pelengkap unit ruang. Unit bangunan lainnya (disamping dapur) didapati hanya menyisakan tiang-tiang tongkat penyanggah lantai, dikarenakan dinding dan atapnya sudah tidak dapat difungsikan seperti pada zamannya.

meriam pada pelita

20130217_142640Disamping itu juga terdapat 10 buah meriam yang posisinya ada diarea depan keraton yang berukuran agak besar dan amat sederhana, dilubang sudut terdapat tulisan VOC. Meriam-meriam ini disusun berjajar dikiri kanan jalan menuju keraton. Dan terdapat sebuah tiang bendera segi delapan dari kayu belian ditepi Sungai Kapuas.

Pintu gerbang untuk memasuki Istana Pakunegara sebelumnya sudah pernah di pugar dan dibangun kembali untuk melengkapi elemen komplek keraton, namun secara arsitektural model gapura keraton tersebut belum optimal sebagai pelengkap arsitektural Keraton Tayan. Pekarangan Keraton Pakunegara Tayan terdiri dari beberapa bagian diantaranya bagian depan sebagai zone penerima (halaman depan dan bangunan pendopo), bagian belakang beserta bangunan pendukung lainnya yang berada disamping keraton yang saat ini dipergunakan sebagai dapur. Tanah lapang yang berada di bagian depan dan disamping kiri Istana Pakunegara, dahulunya tempat ini digunakan untuk kegiatan legiun yang dilengkapi dengan 6 (enam) meriam yang terletak persis di depan pendopo keraton menghadap ke arah Sungai Kapuas.

20130217_142839

bekas tiang kapal Gusti Lekar

Pada bagian terdepan dari halam keraton didapati tiang bekas kapal Gusti Lekar yang menandakan keberadaan keraton tersebut sebagai cikal bakal dimulainya peradaban Tayan di tepi Sungai Kapuas, Tayan. Kini tanah tersebut dijadikan sebagai wadah kegiatan budaya masyarakat disekitar Keraton baik yang bersifat massal maupun kegiatan reguler seperti latihan pencak silat dan menari.

Melihat susunan konstruksi bangunan Keraton Pakunegara Tayan tidak jauh beda dengan arsitektural keraton umumnya di Kalimantan Barat, dimana tuntutan arsitektur susunan material yang memenuhi persyaratan konstruksi dan dengan tetap memperhatikan karakter dan estetika dari bangunan tersebut serta logika yang didasari nilai filosofis.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s