Home

Berdasarkan hasil studi kelayakan tahap I pada tahun 1992 oleh Tim Ahli dari dan dilakukan kembali pengamatan ke II pada tanggal 23 September 2013 disertai analisa tim ahli kontruksi dan estetika Arsitektur terhadap bangunan di lapangan berikut kondisi fisik bangunan saat ini, Keraton Tayan secara menyeluruh berdasarkan tingkat kerusakan, tinjauan arkeologis, arsitektur dan nilai historis, bangunan ini termasuk dalam kategori tingkat kerusakan mencapai 85 % mengalami kerusakan dan apabila tidak segera ditangani akan lebih berat kerusakannya. Salah satu faktor yang menunjang untuk diadakan pemugaran adalah lingkungan alam daerah ini yang selalu tergenang air pasang dari sungai kapuas, yang merupakan faktor terbesar dalam menciptakan kerusakan yang lebih parah.

Hasil Studi Kelayakan Tim Revitalisasi Keraton Pakunegara Tayan Tahun 2013 menyatakan bahwa, “ secara fisik bangunan Keraton ini layak untuk dilakukan pemugaran total “, pernyataan ini berdasarkan diskusi  ahli konstruksi bangunan bersejarah di Kalimantan Barat Bapak Bambang dari Bagian Proyek Pelestarian/Pemanfaatan Peninggalan Sejarah dan Purbakala dan juga diperkuat oleh pakar Heritage Kalimantan Barat, Syamsurizal, ST. M.Sc yang dalam hal ini juga sebagai sekretaris Kerajaan Tayan.

Sebagai akibat dari pernyataan layak dipugar (dilestarikan), maka perlu dibuat rencana pemugarannya (rencana perhitungan dan anggaran biaya secara global terlampir).

Pemugaran
Adapun yang dimaksud dengan pemugaran parsial adalah, tidak perlu diadakan pembongkaran seluruh bangunan, melainkan cukup pada bagian-bagian tertentu (struktural bangunan) yang rusak maupun hilang dan penggantian-penggantian bagian yang rusak.

Konsolidasi
Yang dimaksud adalah memberikan penguatan pada bagian yang rusak atau pada bagian pondasi tiang pancang. Konsolidasi pada tiang berupa pemberian penguatan pada dasar tiang (pondasi bangunan), dengan cara pembuatan umpak cor beton, dimaksudkan untuk menghindari amblasnya tiang maupun oksidasi pengaruh kontaminasi tanah dengan tiang kayu.

Struktur Organisasi Panitia Revitalisasi Pembangunan Keraton
dan Sosial Budaya Keraton Pakunegara Tayan

Pelindung/Pembina : Bupati Sanggau
Penasehat               : 1. I Made Surate (Dirut Antam)
2. Deni Maulasa (ICA)
3. Dirut WIKA
4. Dirut PTPN XII
5. Dirut Bank Kalbar

Ketua                               : Gusti Yusri, SH (Raja Tayan)
Wakil                                : Kepala Bappeda Sanggau
Sekretaris                        : Haryani, S.Pd (Unsur Keraton)

Rencana Operasi            : Syamsurizal, ST.M.Sc. (Heritage Kalimantan Barat)
Keuangan dan Logistik    : Arifin (Unsur Keraton)
Humas                             : DR. Rosyadi (Universitas Tanjungpura)
Sosial budaya                  : Salmon (Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisi Pontianak)

Pelaksana : Andi Wardayanto, ST. (Unsur Keraton) dan Bambang (Ahli Konstruksi Keraton kalbar

 

Daftar Pustaka

  • Hadimuljon. 1981. Prinsip-prinsip Pemugaran Peninggalan Sejarah dan Purbakala
    Hageman P. J.1857.“ Bijdrgen Tot De Geschiedenis Van Borneo ”, TBG IV, .Hal : 220 – 246
  • Lontan J.U. 1975. Sejarah Hukum Adat dan Istiadat Kalimantan Barat. Pemda Tingkat I Kalimantan Barat
  • Thahir, Gusti Muhd. Sejarah dan Silsilah Kerajaan Tayan
  • Gusti Ismail Hidayat. 1980. Sejarah Perhubungan Antara Raja-Raja Kerajaan Tayan – Meliau dan. Sanggau Dengan Kerajaan Matan
  • Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan Kantor Wilayah Kalimantan Barat,
    Naskah Studi Kelayakan Keraton, Masjid, kompleks Makam Raja-Raja Tayan. Bagian Proyek Pelestarian/Pemanfaatan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Kalimantan Barat 1993/1994

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s