Home

Situs Rayang

1367118779378

Raja Tayan Gusti Yusri, SH saat berziarah ke Situs Rayang

Kawasan Makam Kuno Rayang diketahui pernah berdiri Istana pertama dari masa pemerintahan Gusti Lekar sebagai Raja Tayan I yang ditandai dengan keberadaan 2 (dua) buah meriam kuno yang konon kabarnya tidak dapat dipindah ke tempat lainnya tanpa seizin Raja Gusti Lekar.

20130428_092040

Desa Rayang, Belugai

20130428_092024

Keseharian Masyarakat Rayang

Bukit Rayang merupakan kawasan mula berdirinya Kerajaan Tayan 1367119033154oleh Gusti Lekar, kawasan Bukit Rayang terletak di hulu Sungai Tayan.

Menurut legenda Tayan, kedatangan Gusti Lekar di Tayan semulanya untuk mengamankan upeti dari rakyat daerah itu kepada kerajaan matan, sebelumnya pembawa upeti tersebut selalu mendapat gangguan oleh seseorang yang mengatakan dirinya Raja di Kuala Lebai. Untuk pengamanan semuanya itu Gusti Lekar bersama seorang suku dayak bernama Kia Jaga dari Tebang berhasil mengamankan upeti tersebut sampai ke kerajaan Matan.

 

Situs Teluk Kemilun

Sejak kapan Kerajaan Tayan di pindah ke kawasan Teluk Kemilun belum dapat dipastikan secara rinci di dalam sejarah morfologi Tayan. Sejarah Tayan masih bersifat fragmentaris, berupa penggalan-penggalan kesejarahan yang tidak utuh. Kompleks makam Raja-raja Tayan di kawasan Teluk Kemilun berada ditengah-tengah permukiman penduduk, dengan batas-batas sebelah selatan merupakan perkampungan dan sebelah utara dahulunya pernah berdiri Keraton ke II namun saat ini hanya tersisa lahan kosong, kemudian sebelah barat merupakan bukit dan sebelah timur berbatasan dengan jalan desa dan Sungai Tayan. Situs tersebut merupakan situs pemakaman Islam yang terdiri dari 2 (dua) kelompok makam Islam tua yang diperkirakan telah ada sejak zaman pemerintahan Gusti Lekar sekitar abad ke 15. Sebagai kompleks makam tua, situs Teluk Kemilun tersebut menyediakan informasi mengenai bentuk nisan serta pola keruangannya.

1003993_4998424680662_1944945130_nPintu masuk utama menuju menuju kompleks makam berada di depan menghadap ke sungai yang sebelumnya melewati anak tangga dari lahan parkir menuju gapura makam yang terbuat dari kayu Ulin.

Kompleks makam tersendiri dari 3 (tiga) bagian kelompok makam diantaranya kelompok makam keluarga kerajaan, kelompok makam para tokoh dan alim ulama penyebar agama Islam di tayan dan kelompok makam masyarakat umum. Situs komplek pemakaman kuno Raja Tayan secara administratif berada Dusun Teluk Kemilun di tepi Sungai Dalam Tayan, yang letaknya tidak jauh dari pusat Kota Tayan.

Dipilihnya batu nisan kompleks pemakaman Raja Tayan merupakan awal pusat penyebaran agama Islam di Tayan pada masa lampau. Nama Teluk Kemilun yang ada pada masa lalu adalah sebuah Istana ke II dari Kerajaan Tayan yang dipindah dari Rayang (Melugai).

Berdasarkan bentuk dan bahan dan serta corak nisan di dapati 3 (tiga) kelompok makam, diantaranya :
999360_4998435280927_1242152329_n20130428_103243Kelompok makam pertama berada di sisi timur, tengah dan utara merupakan kelompok makam dengan nisan yang terbuat dari kayu dengan memiliki bagian puncak, tubuh dan kaki dimana pada bagian puncak bentuknya menyerupai kelopak bunga namun corak bunga tersebut sudah tidak utuh, bagian tubuh nisan berbentuk silindris terdiri 8 sisi atau segi 8, bagian dasar batu nisan berbentuk persegi dengan ragam hias motif sulur-suluran dibuat dari bahan batu cadas dan ada juga yang terbuat dari kayu.

Kelompok makam ke 20130217_153847dua berciri nisan yang terbuat dari kayu, makam tersebut dipagari kayu dengan ukiran kaligrafi arab-melayu, sebagian aksara pada makam subtipe ini ada yang memiliki inskripsi atau prasasti namum kondisinya sudah tidak dapat dibaca dikarenakan lapuk. Kompleks makam tersebut dikeramatkan oleh masyarakat sekitar beserta keluarga keturunan Raja Tayan untuk berziarah pada hari-hari tertentu seperti menjelang bulan Ramadhan, hari raya Idul fitri, Idul Adha dan bulan Muharam.

20130217_153446Kelompok nisan berikutnya terbuat dari bahan batu cadas (menhir), tanpa motif dan berukuran besar, bagian puncak nisan menyerupai bentuk empat persegi panjang pipih atau agak tipis, dimana bagian puncak nisan berbentuk agak lonjong, antara bagian puncak dengan bagian tubuh nisan melebar kesamping menyerupai sayap atau tanduk, bagian dasar nisan berbentuk persegi panjang dan corak batu nisan tidak begitu jelas. Kelompok makam ini berada di sisi selatan didataran tinggi dengan pondasi terbuat dari susunan batu dan sebagian tanah mengalami longsor.

Denah kompleks makam berbentuk empat persegi panjang dimana ke empat sisinya tidak sama hal ini dikarenakan situs makam terletak di atas bukit dan diberi pagar keliling dibuat dari susunan batu kali pada bagian bawah dan pagar kawat pada bagian atasnya. Tepat ditengah-tengah kompleks pemakaman ditemukan sebuah bangunan yang didalamnya terdapat makam Raja Tayan X Panembahan Pakunegara Kusuma Gusti Muhammad Ali bin Gusti Kamar (1880 – 1905).

20130217_153424Tepat di sebelah barat (dataran tinggi di lokasi) terdapat sebuah makam yang besar menurut cerita penduduk makam tersebut tidak diketahui nama dan sejak kapan makam ini berada atau masyarakat setempat menyebutnya makam timbul, terdapat makam secara tiba-tiba. Sisa-sisa struktur bekas pondasi terlihat terbuat dari pecahan lempengan batu yang berukuran besar.

Belum pernah ada arkeolog yang dapat memastikan aksara yang terdapat pada pusara di situs Teluk Kemilun tersebut. Namun demikian penelusuran sejarah Kerajaan Tayan pada awal pemerintahan Gusti Lekar agaknya memerlukan pengkajian yang mendalam. Kendala utama ialah kurang tersedianya sumber-sumber tertulis dan sisa-sisa puing bangunan Keraton yang pernah berdiri di sekitar situs makam tersebut.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s