Home

Pengembangan Fasilitasi layanan wisata terpadu
Pengalaman perjalanan wisata tidak semata-mata terbentuk dari kualitas daya tarik wisata atau atraksi yang dikunjungi, namun sangat tergantung dan dipengaruhi juga oleh kualitas sistem layanan wisata sepanjang jalur pergerakan/perjalanan. Karena pengalaman wisata adalah totalitas pengalaman wisatawan mulai dari perjalanan dari daerah asal, mengunjungi obyek, hingga merasakan layanan informasi, penginapan, makan minum , cinderamata dan sebagainya. Karena itu pengembangan fasilitas penunjang wisata harus direncanakan secara baik dan terpadu untuk menciptakan totalitas pengalaman yang berkualitas.

Implikasi,

  • Identifikasi serta penetapan lokasi bagi pusat-pusat pelayanan pada tingkat perwilayahan pariwisata yang terbentuk, mencakup: pusat pelayanan wisata skala kabupaten dan kecamatan
  • Identifikasi dan penetapan kebutuhan fasilitas wisata yang mendukung fungsifungsi kota sebagai pusat pelayanan wisata maupun fungsi-fungsi lainnya (gerbang wisata, rest area, tourism based).

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s